KDM: Anggaran Rp 3T Buat Betulin Jalan Bisa Tekor Gara-gara Truk ODOL

truk odol

Permasalahan Truk Over Dimension dan Over Loading (ODOL) enggak cuma membahayakan pengguna jalan saja, tapi bikin anggaran daerah tekor.

Bahkan untuk daerah Jawa Barat, anggaran perbaikan jalan yang sudah dibuat membengkak sampai Rp 3 triliun bisa tekor akibat truk ODOL.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang kerap disapa KDM ini ingin ada tindakan tegas terkait operasional truk ODOL di seluruh Jawa Barat mulai Januari 2026 mendatang.

“Kita ini sudah luar biasa membangun jalan. Biasanya anggaran pembangunan jalan hanya Rp 400 miliar sampai Rp 800 miliar, sekarang kita naikkan jadi Rp 3 triliun. Tapi masa tiap tahun uang rakyat habis hanya untuk memperbaiki jalan yang rusak karena truk kelebihan muatan,” ujar Dedi dikutip dari Kompas.com

Menurut Dedi, persoalan truk ini tidak hanya menimbulkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas yang membahayakan masyarakat.

“Mulai 2 Januari 2026 harus ganti, bukan truk besar lagi. Saya tegas sekarang, bahkan di pertambangan pun wajib pakai truk dua sumbu,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengatakan pihaknya telah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 21 Tahun 2025 tentang Jam Operasional Kendaraan Berat.

Aturan tersebut membatasi jam operasional kendaraan bertonase besar.

Solusi yang bisa diterapkan dengan mengganti armada menjadi kendaraan yang lebih kecil sehingga tidak membebani ruas jalan.

Meski daya angkut berkurang, aktivitas pengangkutan justru bisa lebih maksimal tanpa melanggar ketentuan jam operasional.

Memang dari dulu truk ODOL ini jadi polemik terus. Sudah dilarang tapi kok ada saja yang masih di jalan dan enggak sesuai jam operasionalnya.

Kalau di daerah Anda, truk ODOL masih bebas berkeliaran tidak?

Yuk baca lagi artikel otomotif lainnya di oto24.id dan follow info update di media sosial IG @oto24.id!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *