
Komponen ban motor memang sudah enggak asing lagi ya… Siapa enggak tahu karet bundar yang warnanya hitam ini. kepikiran enggak sih kok kenapa ban warnanya hitam? Enggak coklat atau merah atau hijau gitu…
Kalau melihat bahan dasar aslinya yaitu getah karet, warnanya putih cenderung kecokelatan. Makanya waktu awal-awal ban kendaraan ditemukan, warnanya enggak ada yang hitam.
Bahkan hingga saat ini pun kalau melihat proses produksinya di pabrik, bahan baku utamanya yaitu karet enggak berwarna hitam.
Jadi sebelum ban dicetak, ada yang namanya proses pencampuran bahan baku yang disebut mixing. Warna hitam itu muncul dari carbon black sebagai campuran dari karet murni yang berwarna putih.
Proses penambahan karbon pada ban ternyata sudah dimulai sejak tahun 1900 ketika Binney & Smith (yang saat ini dikenal sebagai pembuat krayon Crayola) mulai menjual bahan pigmen carbon black kepada Goodrich Tire Company.
Saat itu ban kendaraan lebih populer berwarna putih karena penambahan seng oksida yang membuat karet ban semakin kuat sekaligus bikin warna ban makin putih dan terang. Namun karena Perang Dunia I yang terjadi tahun 1914, seng oksida sangat diminati untuk pembuatan amunisi.

Karena itu para pembuat ban mulai kesulitan mendapat seng oksida dan baru mulai banyak yang beralih menggunakan karbon. Ternyata, karbon dapat membuat ban menjadi lebih kuat meski mengubah warnanya.
Tapi ada juga kok ban motor yang warna warni, tapi itu sudah diwarnai lagi dan biasanya sih cuma buat kontes.
Kalau buat motor harian, tentu warnanya hitam. Jadi enggak penasaran lagi ya kenapa ban warnanya hitam?
