Menjelang tahun 2026, pabrikan asal Vietnam, VinFast akan mantapkan strategi demi halau kerasnya persaingan di Indonesia.
Enggak mau sekadar jualan saja, VinFast melihat peluang agar sukses di Indonesia mirip-mirip dengan di Vietnam.
“Karena strategi VinFast adalah membangun sebuah ekosistem, kami datang bukan hanya untuk berbisnis, tapi juga untuk tumbuh bersama bangsa ini,” kata CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto.
Enggak hanya membangun lini produk mobil listrik yang luas, VinFast juga membangun pabrik perakitan sendiri di Indonesia.
Pabrik ini adalah pabrik ke-4 mereka di dunia sekaligus yang pertama di Asia Tenggara di luar Vietnam.
Pabrik dengan kapasitas terpasang 50.000 unit/tahun dan dibangun selama 17 bulan ini telah menelan investasi sebesar Rp 4,8 triliun.
Motor VinFast Siap Hadir di 2026
Pabrik baru ini ternyata akan digunakan VinFast buat memproduksi motor juga!
“Nanti pabrik ini juga akan menjadi tempat perakitan sepeda motor listrik atau e-scooter VinFast,” ujarnya yang kerap disapa Kerry ini.
Indonesia, seperti Vietnam, kehidupan masyarakatnya sangat bergantung pada sepeda motor.
Menurut VinFast pada 2025, nilai pasar kendaraan roda dua di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar USD 10,48 miliar dan diproyeksikan meningkat menjadi USD 12,46 miliar pada 2030.
Sepeda motor yang menyumbang lebih dari 78 persen total pengiriman kendaraan roda dua pada 2024, menegaskan dominasinya baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.
Selain portofolio produk dan membuat fasilitas perakitan sendiri di Indonesia, VinFast juga membangun infrastruktur pengisian mobil listrik.
Melalui VGreen, Vinfast membangun jaringan stasiun pengisian daya khusus mobil listrik mereka hingga ke pelosok daerah Indonesia.
Mobil Tetap Jadi Lini Utama
Tahun depan VinFast bakal gas pol dengan menyasar segmen MPV listrik tiga baris tempat duduk yang dikuasai BYD M6.
“Seperti sudah disampaikan di GJAW kemarin, tahun depan kami akan meluncurkan MPV tiga baris untuk keluarga Indonesia,” tambah Kerry yang dikutip dari GridOto.com.
Sejak peluncuran pertama pada Februari 2024 sampai Desember 2025 VinFast sudah memiliki portofolio mobil listrik yang luas, mulai dari VF e36, VF 5, VF 3, VF 5, VF 6 sampai VF 7.
Nah produk yang bakal digeber buat menggebuk BYD M6 adalah VinFast Limo Green.
VinFast Limo Green dibekali satu motor listrik di roda depan yang bertenaga 201 dk dan bertorsi 280 Nm.
Ia dibekali baterai LFP berkapasitas 60,13 kWh yang bisa menempuh jarak 450 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
