Kalau ada yang bilang oli mesin kental itu kualitasnya lebih jelek, sebenarnya salah kaprah tuh!
Memang sih oli dengan kekentalan lebih tinggi biasanya dijual dengan harga lebih murah, makanya bisa jadi ada yang beranggapan lebih inferior.
Coba ambil contoh oli Aspira MX Matic 20W40 harganya di kisaran Rp 40 ribu untuk kemasan 800ml, sedangkan Aspira Oil MX Matic 10W30 harganya sampai Rp 50 ribuan dengan volume yang sama.
Lalu kenapa sih ada opsi menggunakan oli yang lebih kental dan oli encer?
Motor-motor keluaran baru punya celah keregangan antar komponen di mesin yang lebih rapat sehingga perlu oli yang lebih encer.
Sedangkan di motor-motor keluaran lama, menggunakan oli kental karena keregangan antar komponennya lebih besar.
Nah kalau kendaraan masih menggunakan teknologi lama, justru menggunakan oli encer tidak melumasi optimal dan bisa lebih cepat menguap.
Lalu kalau sebaliknya motor keluaran baru pakai oli lebih kental apa efeknya?
Viskositas oli tinggi (kental) lebih sulit masuk ke celah kerapatan mesin yang dirancang minim celah dan ada bagian komponen tertentu yang tidak terlumasi oli dengan baik sehingga jadi pemicu keausan.
Jadi memang sebaiknya mengikuti anjuran pabrikan, kalau memang sudah dianjurkan pakai oli kental ya enggak masalah.
Jangan menganggap oli kental itu lebih jelek, karena semua pasti sudah ada peruntukannya.
Logikanya kalau oli encer lebih bagus, kenapa ada pilihan oli kental? Harusnya semua oli yang beredar viskositasnya encer semua seperti 10W40, 10W30, bahkan 5W30. Ya enggak?
