Hari gini belum tahu arti warna sekring? Padahal gampang banget!
Komponen sekring atau fuse punya kegunaan memutus arus listrik yang melewati sekring tersebut jika terjadi konslet secara tiba-tiba.
Setiap komponen elektronik di mobil, seperti lampu, radio, sistem AC, hingga sensor-sensor, memiliki batasan arus listrik yang bisa diterima.
Jika terjadi kelebihan arus (overcurrent) yang melebihi kapasitas aman komponen tersebut, sekring akan langsung memutus arus sebelum kerusakan terjadi.
Tapi jangan asal tancap sekring tanpa tahu spesifikasinya… Bisa beresiko kebakaran!
Hal ini dikarenakan sekring yang harusnya putus jika mengalami kelebihan beban, malah enggak putus dan menghantarkan panas berlebih sampai gosong atau bikin fuse box meleleh.

Kalau dari bentuknya ada dua jenis sikring, model tancap dan model tabung yang udah jarang ditemui di kendaraan zaman now.
Nah sekring tancap ini yang warna-warni kayak permen, dan tiap warna ada artinya.
Warna sekring tancap yang umum ditemui di mobil atau motor zaman sekarang antara lain krem (5A), coklat (7,5A), merah (10A), biru (15A), kuning (20A), bening atau putih (25A) dan hijau (25A).
Biasanya malah selain dari warnanya, ada juga tuh tulisan spesifikasi Amperenya di bagian atas sekering.

Kenapa harus tahu arti warna sekring?
Siapa tahu menemukan sekering tancap warna biru tapi tulisannya 10A padahal harusnya 15A, buru-buru diganti deh!
Selain warna, sekring tancap di mobil dan motor juga secara bentuk terbagai dalam dua ukuran, yaitu ukuran standar dan ukuran mini.
Meskipun beda secara ukuran, namun secara kemampuan dan identitas warnanya tetap sama antara keduanya.
Oiya kadang sekering ini memang belum putus tapi sudah menghitam atau rada gosong. Kalau menemukan yang seperti itu juga sebaiknya ganti aja deh dengan yang baru.
Cari aman Sob! Jangan sampai gara-gara sekring yang harganya enggak sampai Rp 5.000 mobil atau motor malah jadi kebakaran…

Yuk baca lagi artikel otomotif lainnya di oto24.id dan follow info update di media sosial IG @oto24.id!